
Pasaman, Minangtime– Anggota DPR RI, H. Benny Utama, S.H., M.M., bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan sarasehan guna memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (15/01).
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba dan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahannya.
Dalam sarasehan tersebut, turut dihadiri oleh pengurus DPD KNPI Pasaman. Sebagai bentuk upaya komitmen Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat dalam melakukan pencegahan narkoba di tengah masyarakat.
Sebagai agen of change dipandang sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.
Benny Utama menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, serta masa depan generasi muda.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
Peredaran narkoba dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial, mulai dari gangguan kesehatan hingga meningkatnya risiko tindak kriminalitas. Karena itu, diperlukan langkah yang terarah dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali bahaya narkoba serta berani mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaannya di lingkungan masing-masing.
Keterlibatan keluarga juga menjadi hal penting dalam membangun perlindungan sejak dini. Pengawasan, komunikasi yang baik, dan pendidikan karakter dapat membantu anak-anak serta remaja terhindar dari pengaruh narkoba.
Di sisi lain, BNN memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, melakukan pencegahan, serta mendukung penanganan permasalahan narkotika sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Sinergi antara BNN dan para pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.
Sarasehan ini juga menjadi kesempatan untuk membangun kesamaan pandangan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup dilakukan melalui penindakan hukum semata, tetapi harus disertai pendekatan edukatif dan preventif. DPD KNPI Pasaman menjadi patron utama dalam melakukan aksi tersebut.
Pendidikan mengenai bahaya narkoba perlu disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak bersikap pasif ketika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Informasi yang disampaikan melalui saluran resmi dapat membantu mendukung upaya pencegahan dan penegakan hukum.
Benny Utama bersama BNN mendorong agar komitmen yang dibangun melalui sarasehan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata dan berkesinambungan.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, BNN, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih optimal demi melindungi generasi muda dan mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.



